Tuesday, June 1, 2010

Feminine Tribal Tattoos

Feminine tribal tattoos are on the rise and with that increasing popularity it is becoming more common to see females branding a Hawaiian tattoo instead of other typical "pretty tattoos." Like all flower tattoos there are classical meanings behind the flowers and there are also typically designs such as tribal that these Hawaiian flowers are commonly found immortalized within. So what is the meaning behind these tattoos and why could this be the perfect feminine tribal tattoo?

http://www.all-freeware.com/images/full/44440-feminine_tattoos_audio___multimedia_other.jpeg

Those who have decided to seek the Hawaiian flower instead of a rose or another common flower are making a great decision. It encompasses all the feminine beauty of any other flower with a unique twist. This flower tattoo is typically found in tribal form. Instead of the bright flowy colours we tend to see in flower tattoos it is usually made with big bold black lines, in a more tribal form. It can be added to beautiful other Hawaiian tribal designs such as the sea turtle, mountains and other well known Hawaiian symbols.

http://tattoopictureart.com/Tattoos_Pictures/tattoo-art/Feminine_Tattoo.jpg

These flowers stand for friendship and hospitality just like the Hawaiian people. Another popular Hawaiian flower choice is the lei. These beautiful flowers are found in bright colourful presentations all over the bodies of both men and women. There are also those who have permanently inked these beautiful flowers in lei's around their necks, to symbolize the hospitality and friendship that is presented by Hawaiian natives to visitors to their island. For those who choose the exotic form of the Hawaiian flower tattoo you can ensure it is one to be proud of and to wear happily.

http://www.todaytattoos.com/images/feminine-tribal-tattoo.jpg

http://z.hubpages.com/u/246769_f248.jpg

Feminine Tribal Tattoos

Feminine tribal tattoos are on the rise and with that increasing popularity it is becoming more common to see females branding a Hawaiian tattoo instead of other typical "pretty tattoos." Like all flower tattoos there are classical meanings behind the flowers and there are also typically designs such as tribal that these Hawaiian flowers are commonly found immortalized within. So what is the meaning behind these tattoos and why could this be the perfect feminine tribal tattoo?

http://www.all-freeware.com/images/full/44440-feminine_tattoos_audio___multimedia_other.jpeg

Those who have decided to seek the Hawaiian flower instead of a rose or another common flower are making a great decision. It encompasses all the feminine beauty of any other flower with a unique twist. This flower tattoo is typically found in tribal form. Instead of the bright flowy colours we tend to see in flower tattoos it is usually made with big bold black lines, in a more tribal form. It can be added to beautiful other Hawaiian tribal designs such as the sea turtle, mountains and other well known Hawaiian symbols.

http://tattoopictureart.com/Tattoos_Pictures/tattoo-art/Feminine_Tattoo.jpg

These flowers stand for friendship and hospitality just like the Hawaiian people. Another popular Hawaiian flower choice is the lei. These beautiful flowers are found in bright colourful presentations all over the bodies of both men and women. There are also those who have permanently inked these beautiful flowers in lei's around their necks, to symbolize the hospitality and friendship that is presented by Hawaiian natives to visitors to their island. For those who choose the exotic form of the Hawaiian flower tattoo you can ensure it is one to be proud of and to wear happily.

http://www.todaytattoos.com/images/feminine-tribal-tattoo.jpg

http://z.hubpages.com/u/246769_f248.jpg

Japanese Tattoo Gallery


Japanese Tattoo Gallery

Japanese Tattoo Gallery


Japanese Tattoo Gallery

Japanese Tattoo Gallery


Japanese Tattoo Gallery

Definisi dan Sejarah Tattoo

Kata “tato” berasal dari kata Tahitian / Tatu, yang memilki arti : menandakan sesuatu.
Rajah atau tato (Bahasa Inggris: tattoo) adalah suatu tanda yang dibuat dengan memasukkan pigmen ke dalam kulit.

Dalam istilah teknis, rajah adalah implantasi pigmen mikro. Rajah dapat dibuat terhadap kulit manusia atau hewan.

Rajah pada manusia adalah suatu bentuk modifikasi tubuh, sementara rajah pada hewan umumnya digunakan sebagai identifikasi.

Rajah merupakan praktek yang ditemukan hampir di semua tempat dengan fungsi sesuai dengan adat setempat. Rajah dahulu sering dipakai oleh kalangan suku-suku terasing di suatu wilayah di dunia sebagai penandaan wilayah, derajat, pangkat, bahkan menandakan kesehatan seseorang.

Rajah digunakan secara luas oleh orang-orang Polinesia, Filipina, Kalimantan, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Mesoamerika, Eropa, Jepang, Kamboja, serta Tiongkok. Walaupun pada beberapa kalangan rajah dianggap tabu, seni rajah tetap menjadi sesuatu yang populer di dunia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tato berarti gambar (lukisan) pada bagian (anggota) tubuh.

Sumber : wikipedia.com

Kapan seni merajah tubuh/ tato mulai ada?

Keberadaan merajah tubuh di dalam kebudayaan dunia sudah sangat lama ada dan dapat dijumpai di seluruh sudut dunia. Menurut sejarah, ternyata rajah tubuh sudah dilakukan sejak 3000 tahun SM (sebelum Masehi). Tato ditemukan untuk pertama kalinya pada sebuah mumi yang terdapat di Mesir. Dan konon hal itu dianggap yang menjadikan tato kemudian menyebar ke suku-suku di dunia, termasuk salah satunya suku Indian di Amerika Serikat dan Polinesia di Asia, lalu berkembang ke seluruh suku-suku dunia salah satunya suku Dayak di Kalimantan.

Tato dibuat sebagai suatu symbol atau penanda, dapat memberikan suatu kebanggaan tersendiri bagi si empunya dan simbol keberanian dari si pemilik tato. Sejak masa pertama tato dibuat juga memiliki tujuan demikian. Tato dipercaya sebagai simbol keberuntungan, status sosial, kecantikan, kedewasaan, dan harga diri.

Teknik Pembuatan Tato

Ada berbagai cara dalam pembuatan tato. Ada yang menggunakan tulang binatang sebagai jarum seperti yang dapat dijumpai pada orang-orang Eskimo, Suku Dayak dengan duri pohon jeruk, dan ada pula yang menggunakan tembaga panas untuk mencetak gambar naga di kulit seperti yang dapat ditemui di Cina. Bukannya tidak sakit dalam proses membuat tato. Sebenarnya rasa sakit pasti dialami ketika membuat tato di tubuh, namun karena nilai yang tinggi dari tato, dan harga diri yang didapatkan, maka rasa sakit itu tidak dianggap masalah.

Ada berbagai jenis dan ragam bentuk tato, tergantung dengan apa yang dipercaya oleh suku-suku bersangkutan, dan di setiap daerah umumnya memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang tato, meski pada prinsipnya hampir sama.

Tato di Beberapa Daerah

Di Borneo (Kalimantan), penduduk asli wanita disana menganggap bahwa tato merupakan sebuah simbol yang menunjukkan keahlian khusus.

Di Cina, pada masa zaman Dinasti Ming (kurang lebih 350 tahun yang lalu), wanita dari Suku Drung membuat tato di wajah dan pantatnya untuk sebagai tanda bagi keturunan yang baik.

Di Indian, melukis tubuh/ body painting dan mengukir kulit, dilakukan untuk mempercantik (sebagai tujuan estetika) dan menunjukkan status sosial.

Suku Mentawai memandang tato sebagai suatu hal yang sakral dan berfungsi sebagai simbol keseimbangan alam.